Skip to content

[WIP] Fix Vercel deployment by updating .npmrc to allow scripts#24

Merged
0xward merged 1 commit into
mainfrom
copilot/urgent-fix-vercel-deployment
Jul 10, 2026
Merged

[WIP] Fix Vercel deployment by updating .npmrc to allow scripts#24
0xward merged 1 commit into
mainfrom
copilot/urgent-fix-vercel-deployment

Conversation

Copilot AI commented Jul 10, 2026

Copy link
Copy Markdown
Contributor

Thanks for asking me to work on this. I will get started on it and keep this PR's description up to date as I form a plan and make progress.

URGENT PRODUCTION FIX: Vercel deployments have been failing on every commit since a recent dependency-hardening PR. Root cause identified: .npmrc contains ignore-scripts=true, which blocks npm postinstall scripts for ALL packages — including sharp (listed in devDependencies at version 0.35.3), which REQUIRES its postinstall script to run in order to download the correct native libvips binary for the build platform (e.g. linux-x64 on Vercel). With ignore-scripts=true active, sharp fails to load, producing errors like:

Error: Could not load the "sharp" module using the linux-x64 runtime

This is almost certainly why Vercel's "Deployment has failed" status is showing on the latest commits (confirmed via GitHub commit status API: state "failure" on the Vercel context for the latest commit on main).

Required fix

  1. In .npmrc, remove the ignore-scripts=true line (or comment it out with a clear explanation of why it was removed — that npm has no per-package script allowlist like pnpm does, and totally disabling scripts breaks legitimate packages like sharp that need postinstall to fetch native binaries, which is a hard blocker for this project since sharp is used for icon/image generation). Keep legacy-peer-deps=true and the minimum-release-age=10080 line (with its existing explanatory comment) — only remove/comment the ignore-scripts line.
  2. Double check if there are other packages in package.json that also rely on postinstall/native binaries (e.g. check for esbuild, @next/swc-*, or anything under optionalDependencies in package-lock.json) that could have been silently broken by the same setting, and confirm removing ignore-scripts=true resolves them too.
  3. After removing it, run npm install (or equivalent, matching whatever is in package-lock.json / lockfile) fresh in a clean environment/sandbox to confirm sharp installs correctly with no errors, and then run next build to confirm the production build succeeds end-to-end with no errors.
  4. If next build invokes anything that touches sharp (e.g. Next.js image optimization, or if scripts/generate-icon.js is somehow invoked during build — check package.json build script and any next.config.js hooks), explicitly confirm that path works, not just that npm install succeeds.
  5. Do NOT re-introduce any other change from prior PRs — this must be a minimal, targeted fix to unblock the Vercel deployment. Do not touch pinned dependency versions, other .npmrc lines, contract logic, or any UI files.
  6. In the PR description, explicitly state: (1) confirmation that ignore-scripts=true was the root cause (or if investigation reveals a different/additional root cause, explain what was found instead), (2) confirmation that npm install and next build both succeed locally after the fix, (3) a recommendation for the repo owner to trigger a fresh Vercel deployment after merging to confirm the fix resolves the production build failures shown in their Vercel dashboard.

This is a build-breaking bug affecting production — prioritize correctness and verifying the build actually passes over anything else.

The following is the prior conversation context from the user's chat exploration (may be truncated):

Assistant: Sedang menunggu konfirmasi kamu untuk menjalankan tool ini (buka agent untuk B1, B2, B3, B4) — mohon di-approve/reject dulu supaya saya bisa lanjut.

Ringkasan sebelum kamu approve:

  • B1 (Terms of Service) & B2 (Privacy Policy): dari hasil cek, MiniPay/Celopedia tidak menyediakan template — developer wajib menulis sendiri. Jadi saya sudah instruksikan agent membuat draft profesional berdasarkan docs/data-safety.md dan alur data aktual di repo, dengan bagian Governing Law/Jurisdiction dan data retention specifics ditandai jelas sebagai placeholder TBD by 0xward — karena itu keputusan hukum yang harus kamu/tim legal isi sebelum submit final.
  • B3 (Support link): pakai https://t.me/nullstate_id, ditambahkan ke Footer + halaman Terms/Privacy.
  • B4 (Publisher branding): nama "0xward" akan ditambahkan jelas di footer ("Operated by 0xward") dan metadata kalau memungkinkan.

User: @copilot Accepted Confirmation: Confirm cloud agent session

Assistant: Sudah dispatch agent untuk B1 (Terms of Service), B2 (Privacy Policy), B3 (Support Telegram link), dan B4 (Publisher branding "0xward") sekaligus.

Track progress: https://github.com/0xward/NullState/tasks/c1894e31-37c0-4098-ba4c-d2cb551a11e2

Catatan penting:

  • Konfirmasi soal template TOS/Privacy: benar, Celopedia/MiniPay tidak menyediakan template — jadi agent akan menulis draft profesional sendiri berdasarkan docs/data-safety.md dan alur data aktual di repo, ini bukan sekadar copy-paste generik.
  • Bagian Governing Law/Jurisdiction (di Terms) dan data retention & deletion process spesifik (di Privacy Policy) sengaja ditandai TBD — itu keputusan hukum yang perlu kamu/tim legal isi sebelum submit final ke MiniPay, saya tidak akan mengarang itu.
  • Karena B8 sudah kamu konfirmasi semua kontrak verified, item itu bisa langsung ditandai [x] di checklist — tidak perlu agent terpisah untuk itu, tinggal update statusnya di file audit.

Begitu PR ini di-review dan merge, kabari saya — saya lanjut ke sisa Category B (B5 icon 512×512, B6 network manifest, B7 dependency security) atau langsung ke Category C/D/E/F sesuai prioritas kamu.

User: Sudah aku merged, selanjutnya Sisa Category B itu icon yg mana, aku sudah punya NullState_Logo.png tp file nya 2mb lebih apa aku harus turunkan ke 300kb ya? atau agent bisa tuurunkan sendiri? untuk B6 dan sisanya itu gmn baiknya aja kalo memang gaada yg harus persetujuan aku dan Agent bisa buat sendiri tanpa ngarang aku setuju

Assistant: Untuk B5 (icon 512×512): kamu tidak perlu compress manual — agent bisa jalankan script (misal pakai sharp via Node, atau ImageMagick) langsung di dalam sesi coding untuk resize + compress NullState_Logo.png jadi versi 512×512px di bawah 300KB, plus generate favicon.ico/app/icon.png standar Next.js. Saya akan minta agent kerjakan otomatis.

Untuk B6 (network manifest) dan B7 (dependency security) — keduanya murni teknis, tidak perlu keputusan bisnis dari kamu, jadi saya dispatch sekalian bertiga (B5, B6, B7) dalam satu task supaya efisien.

Assistant: Menunggu konfirmasi kamu untuk menjalankan tool ini — silakan approve/reject dulu supaya agent bisa mulai kerjakan B5, B6, dan B7.

Sambil menunggu, jawaban singkat untuk pertanyaanmu:

  • Icon: Kamu tidak perlu kompres manual — saya sudah instruksikan agent untuk generate otomatis icon 512×512px (target <150KB) dari NullState_Logo_Transparent.png yang sudah kamu punya, plus bikin app/icon.png & favicon.ico standar Next.js. Semua otomatis via script, tidak perlu kamu edit gambar sendiri.
  • B6 (network manifest) & B7 (dependency pinning + npmrc hardening): keduanya murni teknis, tidak butuh keputusan bisnis, jadi saya biarkan agent kerjakan penuh tanpa mengarang — semua domain diambil dari grep repo asli, semua versi dependency diambil dari package-lock.json yang sudah ter-resolve (bukan tebakan).

User: @copilot Accepted Confirmation: Confirm cloud agent session

Assistant: Sudah dispatch agent untuk B5 (icon 512×512 otomatis dari logo transparan kamu), B6 (network manifest), dan B7 (dependency pinning + npmrc hardening) sekaligus, semua tanpa perlu keputusan bisnis dari kamu.

Track progress: https://github.com/0xward/NullState/tasks/7c114896-069c-40fe-9f85-e64adbadbdf1

Yang perlu kamu cek di PR nanti (bukan approval blocking, hanya info):

  • Ukuran file final icon (target <150KB) akan dilaporkan di deskripsi PR
  • Daftar lengkap domain di docs/network-manifest.md
  • Kalau .npmrc punya limitasi teknis (misal minimum-release-age tidak didukung npm biasa), agent akan catat itu jelas, bukan diam-diam skip

Setelah PR ini merge, kabari saya — kita lanjut ke Category C (UI/UX Design Standards): touch target 44×44px, istilah teknis crypto→awam, target="_blank" cleanup, dan cek header X-Frame-Options (ini penting untuk memastikan app bisa tampil di dalam MiniPay in-app browser).

User: btw kenapa kamu kekeuh pake logo transparantz aku bilang pake logo NullState_Logo.png tp suruh agent perkecil ukurannya di bawah 500kbps, tp aku udh berhasil merge ntr kanu suruh agent untuk ganti logo ttep pake NullState_Logo.png, lanjutvke Category C aku mau tau dulu ini maksudnya apa, engga sampe bikin crash kan? dan x frame options itu apa? kalo ga guna tolong ganti aja supaya emg bisa fit sm minipay

Assistant: Baik, saya jelasin dulu semuanya sebelum buka agent baru, ini bukan hal yang bikin crash — justru sebaliknya, beberapa item ini untuk mencegah app gagal tampil di MiniPay.

Kenapa saya pilih logo transparan sebelumnya

Waktu itu saya asumsikan logo transparan lebih cocok untuk icon kotak (512×512) karena tidak perlu crop background. Tapi kamu benar, kalau kamu maunya pakai NullState_Logo.png (bukan versi transparan) sebagai sumber icon, itu keputusan brand kamu — saya akan perbaiki: agent generate ulang icon dari NullState_Logo.png, dikompres ke bawah 500KB (bukan 150KB seperti sebelumnya, ikut angka yang kamu mau).

Penjelasan Category C (tidak ada risiko crash, ini soal compliance/UX)

  1. C1 — Touch target 44×44px: Beberapa tombol kecil (misal ikon close "x", tombol settings) mungkin ukurannya di bawah 44×44 piksel — susah dipencet di layar HP. Perbaikannya cuma nambah padding transparan di sekitar ikon, ukuran visual ikon tetap sama. Tidak mengubah logic apapun.

  2. C2 — Istilah teknis → istilah awam: MiniPay minta ganti kata teknis crypto seperti "Gas" jadi "Network fee", "Onramp" jadi "Deposit", dll — supaya user awam (bukan crypto native) paham. Ini cuma ganti teks yang tampil ke user, bukan nama variabel/kode.

  3. C3 — target="_blank" cleanup: Di MiniPay, app dijalankan di dalam in-app browser tanpa tab/window baru layaknya browser biasa. Kalau link pakai target="_blank", kadang malah buka tab kosong atau nge-glitch keluar app. Fix-nya gampang: hapus atribut target="_blank", biar link buka di tempat yang sama (tetap aman, tetap rel="noopener noreferrer" untuk link keluar).

  4. C4 — Dark mode meta tag: opsional, cuma nambah 1 baris <meta name="color-scheme" content="dark"> biar scrollbar & form browser konsisten sama tema gelap. Boleh skip kalau kamu tidak masalah.

Soal X-Frame-Options — ini yang PALING PENTING kamu tanyakan

X-Frame-Options: DENY itu header keamanan yang memblokir app ditampilkan di dalam iframe (embed) di situs lain — biasanya dipakai untuk mencegah "clickjacking".

Masalahnya: kalau MiniPay memuat Mini App kamu via iframe di dalam wallet-nya (banyak platform mini-app melakukan ini), header DENY ini akan bikin app kamu blank/gagal muncul sama sekali di dalam MiniPay — bukan crash di kode, tapi browser MiniPay akan menolak merender halaman karena header ini bilang "jangan tampilkan saya di iframe manapun".

Jadi kamu benar, ini memang harus diganti supaya fit dengan MiniPay. Tidak ada gunanya dipertahankan sebagai DENY untuk konteks Mini App — saya akan minta agent ubah ke SAMEORIGIN atau tambahkan Content-Security-Policy: frame-ancestors yang mengizinkan domain MiniPay secara spesifik.


Saya siapkan dispatch untuk:

  1. Fix icon: pakai NullState_Logo.png sebagai source, kompres <500KB
  2. Category C lengkap (C1-C4) + X-Frame-Options fix

Saya jalankan sekarang.

Assistant: Menunggu konfirmasi kamu dulu untuk menjalankan agent ini — mohon di-approve/reject dulu ya. Sambil menunggu, saya jawab pertanyaanmu:

Kenapa saya pakai logo transparan sebelumnya?
Itu keputusan saya sendiri (bukan instruksi kamu) karena file itu lebih kecil (352KB vs 2.6MB) dan sudah transparan — jadi lebih gampang diproses jadi icon persegi. Tapi kamu benar, kamu memang minta NullState_Logo.png yang dikompres <500KB, saya salah asumsi. Sudah saya perbaiki di instruksi agent: sekarang eksplisit pakai NullState_Logo.png sebagai source, target di bawah 500KB (bukan 150KB).

Category C itu apa, apakah bisa bikin crash?
Tidak, ini murni perbaikan kosmetik/UX, risiko crash sangat kecil:

  • C1 — perbesar area sentuh tombol kecil (misal ikon "x" kecil) jadi minimal 44×44px, cuma nambah padding, ikon visualnya tidak berubah.
  • C2 — ganti kata teknis crypto ("Gas", "Onramp/Offramp") jadi bahasa awam ("Network fee", "Deposit/Withdraw") di teks yang tampil ke user — variabel kode tetap sama.
  • C3 — hapus target="_blank" di link eksternal (Settings, FAQ, Footer) karena di dalam browser MiniPay tidak ada tab, jadi target="_blank" bisa berperilaku aneh.
  • C4 — opsional, cuma nambah 1 meta tag dark mode.

Semua ini kecil dan reversible, tidak menyentuh logic wallet/kontrak.

X-Frame-Options itu apa, kalau nggak guna ganti aja?
Ini header keamanan yang mengontrol apakah website boleh ditampilkan di dalam iframe situs lain (mencegah "clickjacking"). Saat ini di vercel.json diset DENY — artinya app dilarang total dimuat di dalam iframe manapun, termasuk kemungkinan iframe milik MiniPay sendiri. Kalau MiniPay memuat mini app via iframe, setting DENY ini bisa bikin app blank/gagal muncul di dalam MiniPay (bukan crash, tapi tidak tampil).

Saya sudah instruksikan agent untuk ganti ke SAMEORIGIN (tetap ada proteksi dasar, tapi tidak seketat DENY) — bukan dihapus total, karena menghapus semua proteksi frame itu berisiko keamanan (clickjacking). Agent juga akan cek dokumentasi MiniPay dulu kalau-kalau ada domain spesifik yang perlu diizinkan.

User: @copilot Accepted Confirmation: Confirm cloud agent session

Assistant: Sudah dispatch agent untuk memperbaiki icon source (kembali ke NullState_Logo.png, target <500KB) sekaligus mengerjakan seluruh Category C (touch target, istilah jargon, hapus target="_blank", dark mode meta) + fix X-Frame-Options (DENYSAMEORIGIN, plus cek dokumentasi MiniPay untuk domain spesifik iframe kalau ada).

Track progress: https://github.com/0xward/NullState/tasks/6d8b716d-3820-40f9-8e9f-122b6e05dd95

Semua item ini aman, tidak menyentuh logic wallet/kontrak, jadi risiko crash sangat rendah. Begitu PR ini merge, kabari saya — kita lanjut ke Category D (Performance) dan Category E (Error Handling & Security).

User: Sudah aku merged yaa, lanjut Category D dan E, jangal Lupa selalu berkiblat sama Celo docs dan Jangan sampe app gagal build di vercel

Assistant: Menunggu konfirmasi kamu untuk menjalankan tool ini — mohon di-approve/reject dulu supaya agent bisa mulai kerjakan Category D dan E.

Catatan penting yang sudah saya masukkan ke instruksi agent sesuai concern kamu:

  • Wajib next build sukses lokal sebelum PR dibuka — kalau ada perubahan yang bikin build gagal, agent harus perbaiki atau batalkan perubahan itu, bukan buka PR dengan build rusak.
  • Berkiblat ke dokumentasi resmi: agent diminta fetch ulang docs.minipay.xyz (best-practices, deeplinks) dan celopedia.celo.org sebelum implementasi, bukan menebak-nebak, terutama untuk deeplink "Add Cash" MiniPay (E2) — kalau dokumentasinya tidak jelas/tidak bisa diakses, agent tidak boleh mengarang URL, cukup tandai TODO.
  • Semua perubahan performa (D1) dan error handling (E1-E3) tidak menyentuh contract/wallet logic dari PR-PR sebelumnya.

User: @copilot Accepted Confirmation: Confirm cloud agent session

Assistant: Sudah dispatch agent untuk Category D (Performance) dan Category E (Error Handling & Security) sekaligus.

Track progress: https://github.com/0xward/NullState/tasks/50dee2c8-ba6b-4bef-9222-3eaaa4068317

Poin penting yang sudah saya kunci di instruksi (sesuai concern kamu):

  • Wajib next build sukses sebelum PR dibuka — kalau ada perubahan bikin gagal, agent harus fix/revert dulu, bukan dibiarkan.
  • E2 (deeplink "Add Cash" MiniPay): agent diinstruksikan fetch ulang docs.minipay.xyz dulu, dan kalau dokumentasi tidak jelas/URL tidak ditemukan, tidak boleh mengarang — cukup ditandai TODO jelas, bukan dipaksa selesai.
  • D2 (PageSpeed score): tidak bisa dijalankan di sandbox agent, jadi tidak akan difabrikasi — cuma dicatat sebagai reminder untuk kamu jalankan manual setelah deploy.
  • Semua perubahan performa (kompres sprite/background, lazy-load video) tidak menyentuh path yang direferensikan game engine, supaya game tetap jalan normal.

Begitu PR ini merge, kabari saya — tinggal sisa Category F (cleanup ringan: hapus _archive/, rename ALFAJORES var jika masih ada, robots.txt/sitemap) yang paling rendah prioritas, lalu kita bisa lihat status "siap submit" ke MiniPay.

User: sudah aku merged, tinggal sisa category F, terus kamu cek ini gambar yg aku kirim yaa soalnya kaya banyak gagal build di vercel, cari tau error dimana nya, lalu perbaiki

Assistant: Ketemu penyebabnya. Vercel deployment status untuk commit terbaru menunjukkan:

"Deployment has failed"

Dan saya cek kombinasi 2 file yang barusan diubah di PR B7 (dependency hardening):

legacy-peer-deps=true
minimum-release-age=10080
ignore-scripts=true
"sharp": "0.35.3",

Akar masalahnya: ignore-scripts=true di .npmrc memblokir SEMUA postinstall script npm — termasuk punya sharp. Paket sharp wajib menjalankan postinstall script untuk mengunduh binary native (libvips) sesuai platform (linux-x64 di server Vercel). Kalau postinstall itu diblokir, sharp akan gagal load saat build/runtime dengan error semacam:

Error: Could not load the "sharp" module using the linux-x64 runtime

Karena sharp ada di devDependencies (dipakai script generate:icon dan mungkin image optimization), instalasi otomatis kena imbas — ini yang bikin build Vercel gagal terus-menerus sejak PR icon/dependency-hardening merge.

ignore-scripts=true ini memang niatnya bagus untuk keamanan (mencegah supply-chain attack lewat postinstall), tapi terlalu agresif untuk npm biasa yang tidak punya cara granular "izinkan paket tertentu saja" (itu fitur pnpm, bukan npm — sudah dicatat juga di komentar file ini sebenarnya).

Saya akan dispatch agent untuk perbaiki ini sekarang.

Assistant: Menemukan penyebab build gagal di Vercel. Sambil menunggu konfirmasi kamu untuk menjalankan perbaikan, ini ringkasannya:

Akar masalah: Commit terbaru di main memang gagal deploy di Vercel (dikonfirmasi via status commit: "Deployment has failed").

Penyebabnya kemungkinan besar dari PR B5/B6/B7 kemarin: file .npmrc sekarang berisi ignore-scripts=true (ditambahkan untuk keamanan supply-chain), tapi ini memblokir postinstall script SEMUA package — termasuk sharp (dependency yang ditambahkan untuk generate icon), yang wajib menjalankan postinstall-nya untuk download binary native libvips sesuai platform (Linux di server Vercel). Kalau script itu diblokir, sharp gagal load saat build, dan build pun crash.

Ini contoh classic trade-off: ignore-scripts=true bagus untuk keamanan, tapi bentrok dengan package yang butuh native binary seperti sharp.

Rencana perbaikan (menunggu approval kamu): hapus/nonaktifkan ignore-scripts=true di .npmrc, verifikasi npm install + next build sukses total, lalu kamu tinggal merge dan re-deploy di Vercel.

@vercel

vercel Bot commented Jul 10, 2026

Copy link
Copy Markdown

The latest updates on your projects. Learn more about Vercel for GitHub.

Project Deployment Actions Updated (UTC)
nullstate Ready Ready Preview, Comment Jul 10, 2026 3:01pm

@0xward 0xward marked this pull request as ready for review July 10, 2026 15:01
@chatgpt-codex-connector

Copy link
Copy Markdown

You have reached your Codex usage limits for code reviews. You can see your limits in the Codex usage dashboard.

@0xward 0xward merged commit 394f85e into main Jul 10, 2026
3 of 5 checks passed
Copilot stopped work on behalf of 0xward due to an error July 10, 2026 15:01
Copilot AI requested a review from 0xward July 10, 2026 15:01
Sign up for free to join this conversation on GitHub. Already have an account? Sign in to comment

Labels

None yet

Projects

None yet

Development

Successfully merging this pull request may close these issues.

2 participants